Penderitaan dan Kesedihan seautu yang sangat dihindari oleh setiap orang, karena ketika sedang bersedih segalanya menjadi kacau. Inginya diam menyendiri, sambil duduk termenung meratapi kesedihan yang diderita.
Penderitaan memang tidak diharapkan, tapi ia akan datang kepada siapa pun tanpa pandang bulu. Oleh karena itu, di butuhkan pemahaman dalam mengartikan penderitaan yang datang silih berganti dengan kebahagian . Sehingga , orang yang merasa dirinya sedang ditimpa kesedihan masih tetap bisa menjadikannya sebagai sumber kebahagiaan.
Allah Swt, juga memuji orang-orang yang bersabar dan orang-orang yang bersabar dalam kesempitan, penderitaan , dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
Carilah pahala disisi Allah SWT dalam penderitaan kita dan hati-hatilah, jangan sekali-kali kita memandang keputusan Allah SWT dengan mengucapkan, “Seandainya hal itu tidak terjadi. “Segala puji Allah, Tuhan Semesta Alam. Permsalahan terbesar setiap orang adalah ketika kecepatan umur dan waktu dan hidupnya tidak seiring dengan kecepatannya menyelamatkan diri dari penderitaan abadi di akhirat. Ketika usia yang sangat terbatas itu tidak berfungsi sebagai pelindung diri dari beratnya azab dan siksa Allah SWT. Disaat banyaknya hembusan dan tarikan nafasnya tak sebanding dengan upaya dan jihadnya untuk terhindar dari lubang kemurkaan Allah. Ketika jumlah detak jantung dan aliran darah yang dipompa didalam tubuhnya tidak sebanyak gerak dan tingkahnya menjauh dari berbagai kemaksiatan yang dapat memunculkan kesengsaraan di Akhirat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar