Sabtu, 21 November 2015
tugas makalah ilmu sosial dasar ke 1 berjudul peran pemuda dalam pembangunan budaya bangsa
Peran Pemuda Dalam Pembangunan Budaya Bangsa
Diajukan untuk tugas Ilmu Sosial Dasar
OLEH :
MOHAMMAD AGUNG ( 14315271 )
KELAS : 1TA03
DOSEN : Bapak EMILIANSHAN BANOWO
UNIVERSITAS GUNADARMA
Jalan Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 16424
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahmad,taufiq dan hidayahNya, sehinga penulisan makalah dengan judul Hilangnya Budaya Indonesia telah terselesaikan dengan baik.
Penyusunan makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Ilmu Sosial Dasar serta untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.
Sehubungan dengan banyaknya pihak yang telah memberikan bantuan, bimbingan, dan saran,maka penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1. Emilian Shah Banowo , selaku guru pembimbing mata kuliah Ilmu Sosial Dasar UNIVERSITAS GUNADARMA yang telah memberikan petunjuk dalam penyelesaian makalah ini.
2. Teman – teman kelas 1TA03 yang telah berpartisipasi dalam pembuatan makalah ini.
Penulis memohon maaf jika dalam penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, penulis menharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan penyusunan makalah ini. Penulis berharap Karya Tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis sendiri pada khususnya dan pembaca pada umumnya
Bekasi, 1 Oktober 2015
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ............................................................................................... i
Daftar isi........................................................................................................... ii
Bab 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah........................................................................... 4
1.2 Tujuan....................................................................................................... 5
1.3 Metode Penulisan..................................................................................... 6
Bab 2 PERMASALAHAN
2.1 Bagaimana Pemuda Berperan Dalam pembangunan budaya bangsa Indonesia........................................................................................................... 7
Bab 3 PEMBAHASAN
3.1 Pengertian pembangunan budaya bangsa Indonesia.................................. 9
3.2 Pokok – pokok pikiran................................................................................ 10 - 11
3.3 Peran pemuda dalam ketahanan naisonal................................................... 12 - 15
Bab 4 KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan............................................................................................... 16
4.2 Saran.......................................................................................................... 16
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujudkan cita – cita bangsa. Pemuda menjadi harapan setiap kemajuan di dalam suatu bangsa, pemuda lah yang dapat merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide – ide ataupun gagasan yang berilmu,wawasan yang luas, serta berdasarkan kepada nilai – nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
Pemuda – pemudi sekarang sangat berbeda dengan generasi terdahulu dari segi pergaulan atau sosialisasi, cara berfikir, dan cara menyelesaikan masalah yang ada. Pemuda – pemuda zaman dahulu lebih berfikir secara rasional dan jauh kedepan. Dalam arti mereka tidak asal dalam berfikir dan bertindak, tetapi mereka merumuskan secara matang dan mengkajinya kembali dengan melihat dampak – dampak yang akan muncul dari berbagai aspek. Sedangkan pemuda zaman sekarang masih terkesan acuh terhadap masalah – masalah sosial dilingkungannya. Pemuda – pemudi saat ini telah terpengaruh budaya pergaulan bebas dan terpengaruh juga dengan penyalahgunaan narkotika, kenakalan remaja, bahkan teknologi pun yang harusnya membuat mereka lebih menambah wawasan ataupun bertukar informasi justru malah disalagunakan. Budaya kotor ini harus segera disingkirkan apa bila budaya ini terus menerus dilakukan maka bangsa ini akan menjadi terpuruk masa depan akan hancur
Masa depan bangsa ada ditangan pemuda. Ungkapan ini memiliki semangat konstruktif bagi pembangunan budaya dan perubaha. Pemuda tidak lah selalu identik dengan kekerasan dan anarkisme tetapi daya pikir revolusionernya yang menjadi kekuatan utama. Sebab itulah dalam mengubah tatanan lama budaya bangsa dibutuhkan polanpikir terbaru, muda dan segar. Yang paling penting nasib bangsa indonesia baik buruknya ke depan itu akan sangat bergantung kepada generasi muda. Oleh sebab itu saya mengakat tema dalam makalah ini yaitu bagaimana peran pemuda – pemudi
1.2 TUJUAN
Makalah ini dibuat dengan tujuan agar para pembaca terutama mahasiswa dapat mengetahui dan memahami peran pemuda – pemudi dalam pempangunan bangsa indonesia.
1.3 Metode Penulisan
Agar makalah ini dapat dipahami pembaca, maka penulis membuat sistematika penulisan makalah sebagai berikut :
1. BAB 1 PENDAHULUAN
Pendahuluan berisikan latar beakang mengenai pengertian pemuda dalam pembangunan bangsa indonesia.
2. BAB 2 PERMASALAHAN
Berisi tentang masalah yang akan dibahas, berupa garis besar dari judul dalam makalah ini.
3. BAB 3 PEMBAHASAN
Peran pemuda pemudi dalam pembangunan bangsa indonesia berisikan pengertian pembangunan bangsa indonesia berisikan pengertian pembangunan bangsa indonesia, pokok – pokok pikiran pembangunan bangsa indonesia, peran pemuda – pemudi dalam pembangunan bangsa indonesia.
4. BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN
Berisi tentang kesimpulan dari penulis dalam makalah dan masukan untuk judul yang diambil
BAB 2
PERMASALAHAN
2.1 Bagaimana peran pemuda – pemudi dalam pembangunan bangsa indonesia ?
Masa depan bangsa ada di tangan pemuda. Ungkapan ini memiliki semangat konstruktif bagi pembangunan dan perubahan. Pemuda tidak selalu identik dengan kekerasan dan anarkisme tetapi daya pikir revolusionernya yang menjadu kekuatan utama. Sebab , dalam mengubah tatanan lama budaya bangsa dibutuhkan pola pikir terbaru muda dan segar.
Perkembangan pemikiran pemuda Indonesia mulai terekam jejaknya Tahun 1908 dan berlangsung hingga sekarang. Periodesasinya dibagi menjadi 6 periode mulai dari periode kebangkitan nasional 1908 sumpah pemuda 1928, proklamasi 1945, Aksi tritura 1966, periode 1967 – 1998 ( orde baru )
Periode awal yaitu kebangkittan nasional tahun 1908 , ditandai dengan berdirinya budi utomo yang merupakan organisasi priyayi jawa pada 20 mei 1908, pada periode ini pemuda indonesia mulai mengadopsi pemikiran – pemikiran barat yang sedang booming pada saat itu. Pemikiran – pemikiran tersebut antara lain adalah sosialisme, marxisme,liberalisme,dll. Pengaruh pemikiran ini terhadap pemuda saat itu tergambar jelas pada ideologi dari sebagian besar organisasi pergerakkan yang mengadopsi pemikiran barat serta model gerakkan yang mereka pakai. Dari beberapa gerakan yang terekam dalam sejarah indoneisa. Salah satu yang paling diminati adalah model gerakan radikal. Salah satu yang gerakan radikal yang terbesar pada saat itu adalah pembrontakkan PKI tahun 1926. Pemberontakan ini merupakan percobaan revolusi pertama di hindia antara 1925 – 1926. Selain mengadopsi pemikiran barat, para pemuda di masa itu juga menerapkan esensi dari kebudyaan jawa, islam, dan konsep kedaerahan lainya sebagai ideologi
Periode berikutnya, sumpah pemuda 1928 ditandai dengan kongres pemuda pada bulan oktober 1928. Peristiwa ini merupakan peryantaan pengakuan atas 3 hal yaitu satu tanah air indonesia satu bangsa dan satu bahasa. Dari peristiwa ini dapat kita gambarkan bahwa pemikiran pemuda indonesia pada masa ini mencerminkan keyakinan di dalam diri mereka bahwa mereka adalah orang indonesia dan semangat perjuangan mereka di landasi oleh semangat persatuan
Dengan melihat perkembangan pemikiran pemuda dari zaman dulu hingga zaman sekarang kita dapat merefleksi sekaligus bercermin dari semangat perubahan yang mereka lakukan. Semangat pembaruan yang lahir dari pemikiran mereka merupakan buah dari kerja keras dan disiplin. Sebagai penerus tongkat estafet perjuangan yang menjadi simbol kemajuan suatu bangsa, kita wajib meneladani semangat dan idealisme mereka agar kelak akan lahir pemikir – pemikir baru yang memiliki pola pikir baru, kreatif dan segar.
BAB 3
PEMBAHASAN
3.1 Pengertian pembagunan bangsa Indonesia
PEMBANGUNAN MENURUT PARA AHLI
1. Siagian ( 1994 ) memberikan pengertian tentang pembangunan sebagai “ suatu usaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara dan pemerintahan menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa.
2. Menurut deddy t. Tikson (2005) bahwa pembangunan nasional dapat pula diartikan sebagai transformasi ekonomi sosial dan budaya secara sengaja melalui kebijakkan dan strategi menuju arah yang diinginkan.
3.2 Poko – pokok pikiran
Upaya pencapaian pembangunan bangsa indonesia sebagai pijakan tujuan nasional yang disepakati bersama didasarkan pada poko – pokok pikiran berikut :
1. Manusia berbudaya
Manusia adalah mahluk tuhan yang pertama – tama berusaha menjaga , mempertahankan eksistansi dan kelangsungan hidupnya oleh karena itu manusia berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya dari yang paling pokok samapi yang paling mutakhir baik yang bersifat materi maupun kejiwaan.
Dari uraian tersebut di atas diperoleh suatu kesimpulan bahwa manusia bermasyarakat untu k mendapatkan kebutuhan kesejahteraan keselamattan dan keamanan. Ketiga hal itu adalah hakekat dari ketahana nasional yang mencakup dan meliputi kehidupan nasional yaitu aspek alamiah dan aspek sosial/kemasyarakatan sebagai berikut :
Aspek alamiah adalah :
a. Posisi dan lokasi geografi negara
b. Keadaan dan kekayaan alam
c. Keadaan dan kemampuan penduduk
Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :
a. Ideologi
b. Politik
c. Sosial
d. Budaya
e. Pertahanan dan keamanan
Makna pembangunan nasional adalah rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi aspek politik , ekonomi , sosial dan budaya dan hankam untuk mencapai tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam aline IV pembukaan UUD 1945.
Hakekat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat indonesia pada umumnya. Wujud manusia indonesia seutuhnya adalah manusia indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas dan trampil berbudi luhur , berakhlak mulia disiplin , sehat jasmani dan rohani , bertanggng jawab , dan mampu membangun diri dalam rangka membangun bangsanya.
Tujuan pembangunan nasioanal untuk mencapai tujuan pembangunan nasional ini sebagaimana yang termaksud dalam alinea ke empat pembukaan UUD 1945 dalam rangka mencapai masyarakat indonesia yang adil dan makmur lahir dan batin berdasrkan pancasila dan UUD 1945 dalam wadah negara kesatuan RI dan lingkup pergaulan internasional yang merdeka dan berdaulat
3.3 Peran pemuda dalam pembangunan bangsa indonesia
a. Peran pemuda dan urgensi keberadaan pemuda
Dalam kosakata bahasa indonesia pemuda juga dikenal dengan sebuttan generasi muda dan kaum muda yang memiliki termiologi beragam. Untuk menyebut pemuda, diistilahkan young human resources sebagai salah satu sumber pembangunan. Mereka adalah generasi muda yang ditempatkan sebagai subjek pemberdayaan yang memiliki kulifikasi efektif dengan kemampuan dan keterampilan yang didukung penguasa iptek untuk dapat maju dan berdiri dalam keterlibattannya secara aktif bersama kekuatan efektif lainnya guna penyelesaian masalah – masalah yang dihadapi bangsa.
Dalam pendekattan ekosferis , generasi muda atau pemuda berada dalm status yang sama dalam mengahadapi dinamika kehiduppan seperti halnya orang tua. Generasi tua sebagai generasi yang berlalu berkewajibpan membimbing generasi muda sebagi generasi penerus pembangunan bangsa mempersiapkan generasi pemuda memikul tanggung jawab jawabnya yang semakin kompleks. Di pihak lain , generasi muda muda yang penuh dinamika, berkewajiban mengisi akumulator generasi tua yang makin melemah , di samping memetik buah pengalaman generasi tua. Dalam hubungan ini , generasi tua tidak dapat mengklaim bahwa merekalah satu – satunya penyelamat masyarakat dan negara.
b. Peran pemuda dalam pembangunan bangsa indonesia
Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujudkan cita – cita bangsa. Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa , pemuda lah yang dapat merubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide – ide ataupun gagasan yang berilmu, wawasan yang luas , serta berdasarkan kepada nilai – nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
Pemuda tidak selalu identik dengan kekerasan dan anarkisme tetapi daya pikir revolusionernya yang menjadi kekuatan utama untuk pembangunan bangsa indonesia. Sebab dalam mengubah tatanan lama budaya bangsa dibutuhkan pola pikir terbaru , muda dan segar.
c. Sikap pemuda terhadap persoalan bangsa
Potensi yang di miliki oleh generasi muda diharapkan mampu meningkatkan peran dan memberikan kontribusi dalam mengatasi persoalan bangsa. Persoalan bangsa, bahkan menuju pada makin memudarnya atau tereliminasinya jiwa dan semangat bangsa. Berbagai gejala sosial dengan mudah dapat dilihat , mulai dari rapuhnya sendi – sendi kehidupan masyarakat,rendahnya sensitivitasnya sosial, memudarnya etika, lemahnya penghargaan nilai – nilai kemanusiaan , kedudukan dan jabatan bukan lagi sebagai amanah penderitaan rakyat, tak ada lagi jaminan rasa aman , mahalnya menegakan keadilan dan masih banyak lagi problem sosial yang kita harus selesaikan .
Hal ini harus menjadi catatan agar pemuda lebih memiliki daya sensitivitas , karena bangsa ini sesungguhnya sedang menghadapi problem multidimensi yang harus serius untuk diselesaikan dan dituntaskan secara simultan tidak fragmentasi.
d. Strategi pemuda untuk mewujudkan wawasan kebangsaan
Strategi yang perlu dilakukan untuk mewujudkan pemuda indonesia yang berwawasan kebangsaan , cerdas , terampil , kreatif , memiliki daya saing dan berakhalak mulia. Ini lah strategi pemuda :
1. Pemberdayaan generasi muda yang dilaksanakan harus terencana , menyeluruh , terpadu , terarah , bertahap dan berlanjut untuk memacu tumbuh kembangnya wawasan generasi muda dalam mewujudkan kehidupan yang sejajar dengan generasi muda bangsa – bangsa lain.
2. Pemberdayaan generasi muda merupakan progam pembangunan yang bersifat lintas bidang dan lintas sektoral , harus dikoordinasikan sedini mungkin dari perumusan kebijaksanaan , perencanaan , pelaksanaan , pengadilan dan pengawasan serta melibatkan peran serta masyarakat.
3. Menempatkan posisi generasi muda lebih sebagai subjek dibanding sebagai objek dan pada tingkat tertentu diharapkan agar generasi muda dapat berperan secara lebih aktif , produktif dalam membangunan jati diri secara tanggung jawab dan efektif.
Dalam pelaksanaan strategi ini , perlu dirancang rumusan hak dan kewajiban yang merupakan proses gradual semenjak kanak – kanak hingga mencapai usia dewasa.
BAB 4
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Pemuda adalah agen perubahan, baik buruknya bangsa indonesia itu tergantung dengan generasi penerusnya. Apabila generasi muda indonesia memiliki mental , edukatif , inovatif dan religius insyaallah indonesia dipimpin generasi yang terdidik , inovatif dan berketuhannan dan dapat tercapai keinginnan bangsa indonesia pada tahun 2020 akan menjadi negara maju bilah para pemudanya mejungjung nama bangsanya.
4.2 Saran
Jadilah pemuda yang berguna untuk diri sendiri, orang tua , orang lain dan negara nkri. Dimulai dari hal kecil kita jadikan bangsa indonesia menjadi negara yang maju.
Daftar pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Pembangunan_nasional_Indonesia
http://akumagnae.tumblr.com/post/24055155156/makna-pembangunan-nasional
http://stiebanten.blogspot.co.id/2011/05/makna-hakikat-dan-tujuan-pembangunan.html
http://tommysyatriadi.blogspot.co.id/2014/05/tujuan-pembangunan-nasional.html
http://www.dudung.net/artikel-islami/pemuda-dalam-perjuangan.html
http://reval004.blogspot.co.id/2013/10/definisi-pemuda.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar